Text

Mitra Bacaan Alternatif bagi Anda untuk Menambah Wawasan tentang Ahlus Sunnah Wal-Jama'ah.
Penerbit Khalista adalah satu-satunya penerbit yang konsen dengan tema Ke-ASWAJA-an.
Contact Person: 0857 3009 2601 (telp/sms).
Melayani Grosir dan Eceran.

Jumat, 30 September 2016

Menjawab Vonis Bidah (Kajian Pesantren, Tradisi dan Adat Masyarakat)

Judul : Menjawab Vonis Bidah (Kajian Pesantren, Tradisi dan Adat Masyarakat)
Penulis : Forum Kajian Ilmiah TAHTA Ponpes Lirboyo 2010
Tebal : 363 + xxii Halaman
Ukuran : 16 x 24 cm
ISBN : 978-602-97112-0-2
Harga : Rp. 80.000,-
Order : SMS 085730092601 atau BBM 5E48AE93

Bila para Aktifis Muda NU di dunia akademisi melakukan berbagai penelitian atas fakta semakin menguatnya ancaman gerakan Islam Transnasional di Indonesia yang telah begitu menggurita dan menggegerogoti tubuh NU, bahkan mengancam kelanggengan NKRI, maka dari balik tembok kokoh Pesantren, para Aktifis Mudanya secara kontinyu menggelar telaah ilmiah dalam rangka mendialogkan berbagai budaya yang diperdebatkan kepada Syarat dengan tuntunan para Ulama terdahulu serta mensosialiasikannya ke tengah masyarakat.
Prof. DR. KH. Tholhah Hasan (Musytasyar PBNU, Mantan Menteri Agama RI)

Masih banyak masyarakat Muslim Indonesia masih ngugemi dawuh-dawuh para Sesepuh. Namun di sisi lain tidak sedikit yang berbalik arah tanpa tedeng aling-aling lagi berani menggugat ajaran para Sesepuh yang sudah tawaruts dari Wali Sanga, Ulama Mujtahid dan Rasulullah SAW beserta Sahabatnya.
KH. Abdul Aziz Manshur (Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyiin Jombang,
Ketua Umum HIMASAL PP. Lirboyo Kota Kediri)

Dengan isinya yang meliputi berbagai budaya khas Nahdhiyin dan Pesantrennya, semisal Tahlilan, Mauludan, dan Tirakat serta berbagai budaya lokal lainnya seperti Adat Seputar Kehamilan dan Kelahiran, Adat Seputar Kematian, Adat Seputar Pernikahan dan Lintas Adat, buku ini mengajak para pembaca agar dalam menyikapi berbagai tradisi dan adat masyarakat lebih mengedepankan cara-cara yang bijak dan bertanggungjawab serta kehati-hatian, tidak langsung antem kromo semaunya sendiri.
K. Zahro Wardi (Perumus FMPP Se Jawa - Madura)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar