Text

Mitra Bacaan Alternatif bagi Anda untuk Menambah Wawasan tentang Ahlus Sunnah Wal-Jama'ah.
Penerbit Khalista adalah satu-satunya penerbit yang konsen dengan tema Ke-ASWAJA-an.
Contact Person: 085850677244 ( WA ).
Melayani Grosir dan Eceran.
Tampilkan postingan dengan label Bina Aswaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bina Aswaja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2016

Sesama Wahabi Saling Hujat


Judul: Sesama Wahabi Saling Hujat
Penulis: Nurhidayat Muhammad
Penerbit: Bina Aswaja
Harga: Rp. 26.000 (STOK KOSONG)

Pola pikir Salafi Wahabi, atau kebanyakan dari mereka, yang cenderung militan dan fanatik, telah memposisikan Ibnu Taimiyah dengan wah dan seakan-akan layak ditahbiskan sebagai orang yang ma'shum dan simbol kebenaran yang absolut; menyelisihnya adalah menyelisihi sunnah dan haq, dan mengikutinya adalah mengikuti sunnah atau haq.

Fakta ini tak mungkin bisa dibantah meski mereka berusaha membela diri dengan dalih-dalih yang tampak elegan dikulitnya. Lihatlah, bagaimana mereka mencela dan mengkritik pelaku taqlid, tetapi mereka sendiri justru terjebak dan terbelenggu fanatisme berlebihan dengan terpasung dengan segala pemikiran Ibnu Taimiyah, kendati pendapat beliau menyelisihi ijmak dan ketetapan mayoritas ulama.

Namun, sebenarnya ada perbedaan yang fundamental yang terjadi antara Ibnu Taimiyah dengan beberapa buah pikirannya dengan para pengikutnya di tingkat bawah. Dan perbedaan ini sepertinya sengaja ditutup-tutupi oleh mereka. Karena mungkin, betapa malunya mereka jika ternyata mereka telah jauh menyelisihi imam-imam panutannya sendiri. Dan fakta-fakta ilmiah ini yang hendak kami bongkar dalam buku ini. Bahkan tidak hanya dengan Ibnu Taimiyah saja, mereka pun juga menyelisihi Ibnu Qayyim al-Jauzi, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab, dan lain-lain. Dan agar kita tahu bahwa fakta jika Salafi Wahabi secara tidak sadar juga telah menistakan imam ideolog mereka sendiri.

Kiai NU atau Wahabi yang Sesat Tanpa Sadar?


Judul: Kiai NU atau Wahabi yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali
Penulis: Muhammad Idrus Ramli & Muhammad Syafiq Alydrus
Penerbit: Bina Aswaja
Harga: Rp. 35.000,-
Pemesanan : 0858 5067 7244 (WA)

Sinopsis:
"Saya menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Ananda, murid kami, Muhammad Syafiq bin Ahmad Alydrus barakallahu fih, yang menulis buku bantahan terhadap kesalahan kaum Wahabi, bersama temannya, Ustadz Muhammad Idrus Ramli. Mudah-mudahan buku ini menjadi awal yang baik dan berkah bagi penulis, untuk terus nasyrul-'ilm dan menulis buku dalam upaya membela ajaran Islam Ahlusunah Waljamaah yang diajarkan oleh Salafuna al-Sadah al-Asyraf al-'Alwiyyin seperti Sayyidina al-Imam al-Faqih al-Muqaddam, al-Imam Abdurrahman al-Saqqaf, al-Habib Abdullah Alydrus al-Akbar, Syaikh Abu Bakar bin Salim, al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Muhdhar, al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad serta para pengikut setia mereka".
(Habib Zain Baharun, Pengasuh PP Darullughah Wadda'wah)

"Di Indonesia sendiri, tantangan yang dihadapi oleh kaum Muslimin, utamanya warga nahdliyyin, harus terus dihadapi secara ilmiah, santun dan bermartabat sesuai dengan akhlaq dan nilai-nilai Islami yang ditanamkan oleh Rasulullah saw , sang pembawa citra rahmatan lil-'alamin. Oleh karena itu, kami menyambut baik atas upaya dua kader muda Nahdlatul Ulama, yaitu Ustadz Muhammad Idrus Ramli dan Ustadz Muhammad Syafiq Alydrus dengan menulis buku Kyai NU atau Wahabi Yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali, mengingat buku-buku yang ditulis oleh saudara Mahrus Ali telah menyita perhatian banyak kalangan dan menimbulkan keresahan umat Islam Ahlussunnah Wal-Jamaah, khususnya warga nahdliyyin. Semoga buku ini bermanfaat bagi semua pembaca. Amin ya rabbal 'alamin"
(Prof. Dr. KH. Malik Madani, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama)

Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi


Judul: Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi
Penulis: M. Idrus Ramli
Penerbit: Bina Aswaja & LBM NU Jember
Harga: Rp. 27.000.-
Pemesanan : 0858 5067 7244 (WA)

Sinopsis:
Sejak Tahun 2008 M, Tim LBM NU Jember seringkali diminta mengisi pelatihan dan internalisasi ASWAJA di kalangan warga Nahdliyyin di berbagai level. Tidak Jarang, dalam acara-acara tersebut dilakukan debat terbuka dengan mendatangkan tokoh-tokoh Salafi. Dari sekian banyak perdebatan itu, akhirnya penulis tertarik untuk membukukannya dalam buku ini.

Selain itu, buku ini juga memasukkan kisah-kisah perdebatan para ulama dulu dengan kaum Wahhabi, seperti dialog terbuka Sayyid Alwi Al-Maliki vs Syaikh Ibn Sa'di di MAsjidil Haram, dialog terbuka Syaikh al-Syanqithi dengan ulama Wahhabi tuna netra, dialog al-Hafidz Ahmad al-Ghumari di Makkah al-Mukarramah, dialog Syaikh Salim Alwan vs Dimasyqiyat di Australia, serta kisah-kisah dialog teman-teman yang pernah terlibat langsung dalam sebuah dialog dengan kaum Wahhabi, dengan harapan buku ini menjadi panduan dalam berdialog dengan aliran Wahhabi yang dewasa ini menamakan dirinya aliran Salafi.

Dengan membaca buku ini, Insya Allah, pembaca akan mampu berdialog dengan kaum Wahhabi dan Salafi. Selamat Membaca...